Saturday, April 30, 2016

tehnik behavioral yang paling disukai



  Terapi Behavioral
Gerald Corey menjelaskan bahwa terapi behavioral adalah pendekatan-pendekatan terhadap konseling dan psikoterapi yang berkaitan dengan pengubahan tingkah laku. Terapi behavior adalah salah satu teknik yang digunakan dalam menyelesaikan tingkah laku yang ditimbulkan oleh dorongan dari dalam dan dorongan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup, yang dilakukan melalui proses belajar agar bisa bertindak dan bertingkah laku lebih efektif, lalu mampu menanggapi situasi dan masalah dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Aktifitas inilah yang disebut sebagai belajar.


      Tujuan Terapi Behavioral
Terapi behavioral  memfokuskan pada persoalan-persoalan perilaku spesifik atau perilaku menyimpang yang bertujuan untuk menciptakan kondisi-kondisi baru bagi proses belajar dengan dasar bahwa segenap tingkah laku itu dipelajari, termasuk tingkah laku yang maladaptif.

       Teknik-teknik Terapi Behavioral
Untuk mencapai tujuan dalam proses konseling diperlukan teknik-teknik yang digunakan untuk pengubahan perilaku. Beberapa tekniknya sebagai berikut:
a.       Desensitisasi Sistematis
Desensitisasi sistematis merupakan teknik relaksasi yang digunakan untuk menghapus perilaku yang diperkuat secara negatif, biasanya berupa kecemasan, dan menyertakan respon yang berlawanan dengan perilaku yang akan dihilangkan dengan cara memberikan stimulus yang secara perlahan dan santai.
b.      Terapi Implosif
Terapi Implosif dikembangkan atas dasar pandangan tentang seseorang yang secara berulang-ulang dihadapkan pada situasi kecemasan dan konsekuensi-konsekuensi yang menakutkan ternyata tidak muncul, maka kecemasan akan hilang. Atas dasar itu klien diminta untuk membayangkan stimulus-stimulus yang menimbulkan kecemasan.

c.       Latihan Perilaku Asertif
Latihan perilaku asertif digunakan untuk melatih individu yang mengalami kesulitan untuk menyatakan dirinya bahwa tindakannya layak atau benar.
d.      Pengkondisian Aversi
Teknik pengkondisian diri digunakan untuk meredakan perilaku simptomatik dengan cara menyajikan stimulus yang tidak menyenangkan, sehingga perilaku yang tidak dikehendaki tersebut terhambat kemunculannya.  
e.       Pembentukan Perilaku Model
Perilaku model digunakan untuk membentuk perilaku baru pada klien, memperkuat perilaku yang sudah terbentuk dengan menunjukkan kepada klien tentang perilaku model, baik menggunakan model audio, model fisik, atau lainnya yang dapat diamati dan dipahami jenis perilaku yang akan dicontoh.
f.       Kontrak Perilaku
Kontak perilaku adalah persetujuan antara dua orang atau lebih (konselor dan klien) untuk mengubah perilaku tertentu pada klien. Dalam terapi ini konselor memberikan ganjaran positif yang penting dibandingkan memberikan hukuman jika kontrak tidak berhasil.
g.      Token Ekonomi
Token ekonomi dapat digunakan untuk membentuk tingkah laku apabila persetujuan dan pemerkuat yang tidak bisa diraba lainnya tidak memberikan pengaruh. Dalam token ekonomi, tingkah laku yang layak bisa diperkuat dengan perkuatan yang nyata yang nantinya bisa ditukarkan dengan objek atau hak istimewa yang diinginkan. Tujuan prosedur ini adalah mengubah motivasi yang ekstrinsik menjadi motivasi yang intrinsik. Diharapkan bahwa perolehan tingkah laku yang diinginkan akhirnya dengan sendirinya akan menjadi cukup mengganjar untuk memelihara tingkah laku yang baru


Teknik yang paling saya sukai iyalah kontak positif karna disana mementingkan ganjaran positif dari pada memberikan hukuman yang tidak berhasil

Corey, Gerald. (2009). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.

Friday, April 1, 2016

Terapi psikoanalis



Teknik Terapi dalam Psikoanalisis
1.       Asosiasi bebas
→ Suatu metode pemanggilan kembali pengalaman-pengalaman masa lalu dan pelepasan emosi-emosi yang berkaitan dengan situasi-situasi traumatik di masa lalu. Yaitu klien dimintamengutarakan setiap pikiran yang muncul dalam benaknya.bertujuan untuk sampai kea lam tidak sadar dengan cara memulai dari ide yang disadari saat ini, menelusurinya melalui serangkaian asosiasi, dan mengikuti kemana ide pergi.
2.       Analisis Mimpi
→ Suatu prosedur yg penting untuk menyingkap bahan-bahan yang tidak disadari dan memberikan kepada klien atas beberapa area masalah yg tak terselesaikan. Asumsi dasar dari analisis mimpi Freud adalah hampir semua mimpi merupakan upaya pemenuhan keinginan (wish fulfillments).
3.       Transferensi
→ Teknik utama yang sangat penting dalam psikoanalisis, karena mendorong klien untuk menghidupkan kembali masa lalu nya dalam terapi yang mengacu pada perasaan seksual atau agresif yang kuat, baik positif maupun negatif. Perasaan ini berangkat dari masa lalu pasien terutama dengan kedua orangtua mereka. Transferens positif memungkikan pasien untuk menghidupkan kembali pengalaman masa kecil mereka dalam iklim pengalaman analisis yang tidak mengancam. Akan tetapi, transferens negatif dalam bentuk kebencian perlu dikenali oleh terapis dan dijelaskan kepada pasien agar mereka bisa mengatasi resistensi terhadap penanganan.
4.       Resistensi
→ Beragam respons tidak sadar yang digunakan oleh pasien untuk menghambat kemajuan mereka sendiri selama terapi, bisa menjadi sinyal positif karena ini berarti terapi mulai meninggalkan ranah yang superficial.

Teknik terapi dalam psikoanalisis ini, transferens menjadi teknik yang paling saya suka. Kenapa? Karena teknik ini membuat klien kembali ke masa lalu sehingga terutama pengalaman dengan orangtuanya dan termasuk pengalaman bersama keluarga. Kenapa bisa sepenting itukah pengalaman bersama keluarga (orangtua), keluarga merupakan lingkungan terdekat dari individu dan dari lingkungan ini akan mudah ditarik permasalahan yang dialami oleh klien. Perasaan-perasaan yang mungkin di repres oleh klien akan muncul dalam proses terapi yang dialihkan ke terapis. Dari perasaan yang muncul tersebut terapis akan dapat menganalisis apa yang terjadi pada masa lalu klien.
5.   Analisis Transferensi/Pengalihan

Adalah teknik utama dalam terapi psikoanalis karena dalam teknik ini, masa lalu dihidupkan kembali. Pada teknik ini diharapkan pasien dapat memperoleh pemahaman atas sifatnya sekarang yang merupakan pengaruh dari masa lalunya.

Transferensi merupakan reaksi klien yang melihat terapis sebagai orang yang paling dekat dan penting dalam hidupnya di masa lalu. Sebagian besar terapis akan mengembangkan neurosis transferensi yang dialami klien di lima tahun pertama kehidupannya. Untuk itu terapis harus melakukannya secara netral, objektif, anonim dan pasif. Teknik ini akan mendorong klien menghidupkan kemabali masa lalunya sehingga memberi pemahaman pada klien mengenai pengaruh masa lalunya terhadap kehidupannya saat ini. Melalui transferensi, klien juga mampu menyadari konflik masa lalu yang masih dipertahankannya sampai sekarang. 




Alasan saya memilih analisis mimpi karena melalui mimpi tersebut hasrat-hasrat, kebutuhan-kebutuhan, dan ketakutan tak sadar dapat diungkapkan. Beberapa motivasi sangat tidak dapat diterima oleh seseorang, sehingga akhimya diungkapkan dalam bentuk yang disamarkan atau disimbolkan dalam bentuk yang berbeda

Thursday, March 24, 2016

terapi psikoanalisa

Psikoanalisa ialah aliran psikologi yang dikenal memiliki banyak pengaruh dalam dunia psikologi dan di bidang lainnya.. Terapi psikoanalisa sendiri lebih banyak menggunakan metode di mana klien mengungkapkan materi yang berada dalam alam bawah sadar yang bisa ditangani. Fokusnya terutama pada pengalaman di masa kanak-kanak yang dibahas, direkonstruksi, diinterpretasi dan dianalisis. Tujuan terapi Psikoanalisis  Membentuk kembali struktur karakter individu dengan jalan membuat kesadaran yang tak disadari didalam diri klien dan Focus pada upaya mengalami kembali pengalaman masa anak-anak Ada beberapa macam jenis terapi, salah satunya adalah terapi psikoanalisis. Psikoanalisis merupakan konsep yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Konsep ini mengungkapkan tahapan psikoseksual yang terjadi dalam kehidupan individu. Tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut, anal, oral, falik, laten, dan genital.


Sisi positif Terapi Psikoanalisa :
·         Terapi ini memiliki dasar teori yang kuat.
·     Berusaha menggambarkan individu-individu sepenuhnya yang hidup sebagian dalam dunia kenyataan dan sebagian lagi dalam dunia khayalan, tetapi sekaligus mapu berpikir dan bertindak secara rasional
·     Terapi ini bisa membuat klien mengetahui masalah apa yang selama ini tidak disadarinya.

Sisi negatif terapi Psikoanalisa :
·         Waktu yang dibutuhkan dalam terapi terlalu panjang
·         Memakan banyak biaya bagi klien
·         Karena waktunya lama, bisa membuat klien menjadi jenuh    
·         Pandangan yang terlalu merendahkan martabat kemanusiaan











daftar pustaka :
Hall, C.S. and Lindzey. (1993). Teori-Teori Psikodinamik (Klinis). Kanisius : Yogyakarta
Correy, Gerald. 1995. Teori dan praktek dari konseling dan psikoterapi. Edisi ke 4. Diterjemahkan oleh : Drs. Mulyarto. Semarang : IKIP Semarang Press.

Saturday, January 23, 2016

PT Caviana

PT CAVIANA

            PT Caviana merupakan industri teh yang besar dan ternama di Indonesia yang pada saat ini memiliki kualitas teh kelas dunia sehingga tidak diragukan lagi produksi the dari PT Caviana bisa sampai kemanca negara. Industri teh tersebut berdiri sejak tahun 1993 PT Caviana ini dibentuk oleh seorang yang cinta akan kegemarannya menikmati teh yang bernama Caviana Handika. Karena kecintaanya dalam menikmati sebuah teh Caviana Handika berpikir untuk memulai usaha kecilnya dengan membuka pabrik Teh kecil yang diolahnya dengan membeli daun daun the berkualitas dari petani daun teh lokal di daerah Puncak Bogor, usaha kecil tersebut yang telah berjalan selama 2 tahun berhasil memproduksi teh dengan merek “Harum Rasa”. Nama Harum Rasa diambil karena teh yang diproduksi oleh PT Caviana sangat harum dan rasanya yang nikmat.
            Pada tahun ke 4 PT Adhiguna mempunyai lahan dengan luas 526,274 meter persegi untuk ditanami tanaman daun teh dengan lahan seluas itu maka PT Caviana akan lebih mudah dalam memproduksi Teh dalam jumlah yang besar. dengan dibantu lebih dari 2.650 orang karyawan. Pada tahun ke 5 PT Adhiguna tampil sebagai pelopor perusahaan Teh berkualitas dunia hal tersebut terjadi karena Caviana Handika berhasil mengumpulkan daun the berkualitas dan selalu mengtamakan rasa dan kualitas the nya. Pada tahun ke 10 dari PT Caviana berdiri perusahaan ini mendapatkan penghargaan internasional yang diadakan di Singapore. Pada tahun 2010 PT Caviana menjadi perusahaan the yang go public dan menjadi perusahaan terbuka bagi para pelajar , mahasiswa atau masyarakat umum yang ingin melakukan studi banding mengenai PT Caviana tersebut. Keterbukaan ini merupakan sebuah point tersendiri dari perusahaan karena disinilah Caviana Handika berargumen bahwa semakin banyak orang yang mengetahui PT Caviana ini maka semakin dicintai dan semakin dekat pula PT Caviana dengan masyarakat.
            Caviana Handika dalam menjalankan perusahaan tersebut dan bisa berhasil membuat PT Caviana menjadi perusahaan kelas dunia tidak lepas dari departemen yang berperan sangat penting bagi kesuksesan PT Caviana seperti departemen keuangan, departemen pemasaran, departemen operasional, dan departemen SDM. Semua departemen berperan sangat penting dalam mewujudkan tujuan dari PT Caviana, seperti peran departemen keuangan yang dapat melakukan pengolahan dan pemutaran uang sehingga perusahaan tidak rugi. Kemudian peran departemen operasional yang berperan dalam mengkontrol oprasional dalam perusahaan agar tetap berjalan dengan baik, serta peran departemen pemasaran yang dimana setrategi pemasarannya yang diterapkan dalam memasarkan produk – produk dari PT Caviana dapat dikenali di berbagai kawasan dunia, dan peran departemen SDM yang mengkontrol setiap kinerja para karyawan supaya tetap terjaga motivasinya untuk membangun dan dapat mewujudkan kinerja yang karyawan yang efektif dan efisien dalam bekerja.

            Tujuan PT Caviana berdiri yaitu untuk mengenalkan aroma dan kenikmatan Teh Indonesia di berbagai negara belahan dunia supaya semua orang didunia dapat ikut menikmati sebuah kenikmatan teh yang sangat berkualitas hanya ada di Indonesia. Hal tersebut yang mendorong PT Caviana selalu berusaha untuk terus mengembangkan kenikmatan teh yang mempunyai kualitas internasional. Karena mempunyai tujuan untuk mempertahankan teh Indonesia berkualitas dunia maka PT Caviana hanya memproduksi teh yang berasal dari daun the yang sangat muda dan berkualitas dengan inspirasi untuk membuat teh Indonesia mencapai tahap kualitas Internasional karena percaya akan teh Indonesia mempunyai cita rasa yang sangat khas dan nikmat seperti teh melati, teh gula batu,, dan teh rasa buah buahan semua produk teh tersebut diolah secara profesional dengan menggunakan daun teh yang organik disertai dengan cara manual.
            Selain mempunyai tujuan ingin menjadikan produksi Harum Rasa,PT Caviana juga bertujuan ingin menumbuhkan budaya minum teh dikalangan masyarakatbaik masyarakat dalam negeri maupun masyarakat luar negeri. Dan dengan PT Caviana yang telah merambah kepasar global nantinya akan dapat membantu meningkatkan perekonomian bagi bangsa Indonesia dengan ekspor yang dilakukan. Dan membantu memberikan lapangan kerja terhadap para masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan hal ini membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran yang tinggi bagi Indonesia.

Visi PT Caviana          :
Menjadi perusahaan teh nomor satu yang berkualitas rasa dan wanginya  dari Indonesia
Misi PT Caviana:
Menghasilkan produk unggulan yang dapat bersaing di pasar dalam dan luar negri Menyediakan produk pilihan dengan cita rasa nikmat yang disukai konsumen dalam atau luar negri

Struktur  PT Caviana





­­­­­­­­­­

Tuesday, December 22, 2015

PT BARALIPS



PSIKOLOGI MANAJEMEN


di susun oleh :
Bonita Aviana
11513779
3PA10




Depok
2015

PT. BARALIPS

            Perusahaan Baralips ini awalnya yaitu merupakan sebuah industri rumahan di Banyuwangi pada Tahun 1991, pendiri Baraaalips ini yaitu Caviana Hanita memulai usaha lipstiknya dengan memproduksi lipglosh dengan bahan bahan alami dan menjualnya jika ada yang memesan saja. Tahun 2000 hijrah ke Jakarta dan memulai usaha kecilnya di jalan Randu No 20  dengan 5 orang karyawan. Baralips mengeluarkan produk baru yaitu lipice lipstick dengan sensasi dingin yang bertahan lama dan cukup dimininati. Tahun 2004 mendirikan Pabrik lipstick yang dinamakan Baralips karena sang pemilik PT menyukai nama Barbara dan lips itu yang berarti bibir. Kini Baralips menempati lahan dengan luas 520,211 meter persegi di Jl. Randu Jakarta timur dan mempunyai 2000 kariawan diperusahaannya. Baralips tampil sebagai merk lipstick yang ternama dan diminati banyak orang. Baralips kini dapat menyaingi merk lipstick terkenal dan mengeluarkan produk bermutu tinggi halal dan dibuat dengan bahan alami sehingga aman untuk diguinakan para remaja sampai ibu hamil dan menyusui.       Pada tahun 2010  Caviana Hanita menyadari bahwa kondisi ini akan terus standar jika tidak melakukan transformasi. Bercermin dari perusahaan lipstick yang lebih maju pesat, Caviana Hanita mencoba mengaplikasikan hal yang sama untuk perusahaan lipstick  yang dikelolanya bahwa lipstick  harus menjadi produk yang aman, dan menciptakan warna serta aroma yang menarik dan pengemasan yang lucu sehingga lebih menarik . Pada tahun 2012 dibangunlah pabrik lipstick dengan sertifikasi industri kosmetik disertai laboratorium standarisasi untuk mengecek keamanan lipstick sebelum sampai ketangan konsumen .lipstik ini juga mengantongi logo halal dan izin BPOM . Pada tahun 2015 Baralips menjadi perusahaan yang go public dan menjadi perusahaan terbuka bagi para pelajar ataupun mahasiswa yang ingin melakukan studi banding mengenai PT Baralips tersebut. Keterbukaan ini merupakan sebuah point tersendiri dari perusahaan karena disinilah Caviana Hanita berargumen bahwa semakin banyak orang yang mengetahui PT Baralips ini maka semakin dicintai dan semakin dekat pula PT Baralips dengan masyarakat.
            Kesuksesan pabrik kosmetik baralips ini tidak lepas dari peran semua departemen yang berperan sangat penting bagi kesuksesan perusahaan kosmetik Baralips seperti departemen keuangan, departemen pemasaran, departemen operasional, dan departemen SDM nya. Dalam bidang departemen SDM yang dipimpin langsung oleh Candra handika. Candra Handika berspekulasi bahwa kreativitas SDM begitu berperan sangat penting dalam mengsukseskan pabrik kosmetik ini. Pembangunan pabrik disertai alat-alat yang lengkap, bukan satu – satunya usaha jamu ini. Alat – alat tersebut hanya menyumbang penelitian sebanyak 25%, sisanya merupakan kreativitas dari sumber daya manusia. Kenapa demikian karena alat tidak dapat menghasilkan apa – apa tanpa kreativitas manusia saat menggunakannya seperti, apa yang harus diteliti, bagaimana menelitinya, bagaimana mengembangkannya dan bagaimana solusinya hal tersebut hanya dapat dilakuan oleh manusia bukan alat.
            Peran manajer SDM disini tidak hanya merekrut karyawan baru dan mengawasi kinerja setiap karyawan yang ada tetapi juga perlu bertanggung jawab dalam mengoptimalkan dan menambah kemampuan karyawannya supaya karyawan dalam PT YAKUSA tersebut tidak hanya menjadi karyawan yang rendahan tetapi menjadi karyawan yang mempunyai keahlian. Dengan cara melakukan program pelatihan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Pelatihan ini diberi nama yaitu “Pelatihan Aktualisasi dan Sinergi Karyawan PT BARALIPS”. Pada dasarnya departemen yang memiliki tanggung jawab besar terhadap maju tidaknya suatu perusahaan terdapat pada departemen SDM, sebab apabila manajer SDM tersebut tidak dapat mengoptimalkan perannya maka perusahaan jamu ini akan menjadi perusahaan yang tidak sehat dan fatalnya perusahaan ini akan kalah saing karena mempunyai masalah terhadap karyawannya. Maka dari itu peran dari Candra Handika sebagai manajer SDM sangat dibutuhkan dalam memajukan PT BARALIPS ini.
            Training ini mempunyai harapan yaitu dimana semua karyawan yang sudah melakukan training ini dapat meningkatkan kemampuan kinerja karyawan, supaya mampu untuk mengoptimalan alat – alat yang ada agar proses dalam bekerja dapat optimal dan timbul kreativitas dari para karyawan. Kemudian meningkatkan pendewasaan emosional terhadap para karyawan, supaya terwujudnya karyawan yang peka akan lingkungan kerjanya dan menurunkan sikap arogansi para karyawan dalam bekerja, lalu memotivasi karyawan agar tingkat semangat karyawan dalam bekerja tetap terjaga. Kemudian membangun kekompakan antar karyawan sebab kekompakan inilah yang menjadi titik sentral supaya tidak timbul kesalahan – kesalahan yang sepele dalam bekerja.

            Training ini biasa dilakukan oleh manajemen SDM sebanyak dua kali dalam setahun, bulan yang sering dijadikan waktu untuk mentraining para karyawan PT BARALIPS yaitu pada bulan Juni dan di bulan Desember, training ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang diberikan untuk karyawan karena mengingat dari tema training yang diberikan manajer SDM yaitu “Pelatihan Aktualisasi dan Sinergi Karyawan PT BARALIPS”. sehingga wajib bagi seluruh karyawan untuk mengikuti training tersebut. Training ini dilakukan selama 3 hari yang biasanya dilakukan pada hari jum’at, sabtu serta hari minggu, dan prosesnya dilakukan secara bergantian supaya tidak terjadi kekosongan tenaga kerja dalam melakukan produksi jamu dalam PT BARALIPS untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi baik pasar dalam negeri maupun pasar manca negara. Rundown Training PT BARALIPS yaitu seperti dibawah ini :

JUM’AT
JAM
MATERI
METODE
09:00 – 11:45
Pengenalan dan pengoptimalan alat – alat laboratorium terhadap karyawan secara langsung
Pengenalan alat berupa teori dan praktek langsung
11:45  – 12:30
Sholat dan makan siang
Istirahat
12:30  – 14:50
Pendewasaan diri terhadap emosional karyawan
Kuliah I
15:00 – 16:00
Meningkatkan Semangat karyawan dalam bekerja
Kuliah II

SABTU
JAM
MATERI
METODE
09:00 – 11:50
Membangun sinergi antar karyawan tahap I
Out Bound I
12:00 – 13:00
Sholat dan Makan siang
Istirahat
13:00 – 15:00
Memberikan motivasi kepada karyawan
Out Bound II


MINGGU
JAM
MATERI
METODE
09:00 – 11:50
Membangun sinergi antara karyawan tahap II
Out Bound I
12:00 – 13:00
Sholat dan makan siang
Istirahat
13:00 -  15:00
Memberikan ruang kreativitas kepada karyawan
Teori dan out bound II