PSIKOLOGI MANAJEMEN
di susun oleh :
Bonita
Aviana
11513779
3PA10
Depok
2015
PT. BARALIPS
Perusahaan Baralips ini awalnya yaitu
merupakan sebuah industri rumahan di Banyuwangi
pada Tahun 1991, pendiri Baraaalips ini yaitu Caviana Hanita
memulai
usaha lipstiknya dengan memproduksi lipglosh dengan bahan bahan alami dan
menjualnya jika ada yang memesan saja. Tahun 2000 hijrah ke Jakarta dan memulai usaha kecilnya
di jalan Randu No 20 dengan 5 orang karyawan. Baralips mengeluarkan produk baru yaitu lipice lipstick
dengan sensasi dingin yang bertahan lama dan cukup dimininati. Tahun
2004 mendirikan Pabrik lipstick yang
dinamakan Baralips karena sang pemilik PT menyukai nama Barbara dan lips itu
yang berarti bibir. Kini Baralips menempati lahan dengan luas 520,211 meter persegi di Jl. Randu Jakarta timur dan mempunyai 2000 kariawan
diperusahaannya. Baralips tampil sebagai merk lipstick yang ternama dan diminati banyak orang.
Baralips kini dapat menyaingi merk lipstick terkenal dan mengeluarkan produk
bermutu tinggi halal dan dibuat dengan bahan alami sehingga aman untuk
diguinakan para remaja sampai ibu hamil dan menyusui. Pada tahun 2010 Caviana
Hanita menyadari bahwa kondisi ini akan terus
standar jika tidak melakukan transformasi. Bercermin dari perusahaan lipstick yang lebih maju pesat, Caviana Hanita mencoba
mengaplikasikan hal yang sama untuk perusahaan lipstick yang dikelolanya bahwa lipstick harus menjadi produk yang aman, dan menciptakan warna serta aroma yang menarik dan
pengemasan yang lucu sehingga lebih menarik .
Pada tahun 2012 dibangunlah pabrik lipstick
dengan
sertifikasi industri kosmetik
disertai laboratorium standarisasi untuk
mengecek keamanan lipstick sebelum sampai ketangan konsumen .lipstik ini juga mengantongi logo halal dan izin BPOM
. Pada tahun 2015 Baralips
menjadi perusahaan yang go public dan menjadi perusahaan terbuka bagi para
pelajar ataupun mahasiswa yang ingin melakukan studi banding mengenai PT Baralips tersebut. Keterbukaan
ini merupakan sebuah point tersendiri dari perusahaan karena disinilah Caviana Hanita berargumen
bahwa semakin banyak orang yang mengetahui PT Baralips ini maka semakin dicintai
dan semakin dekat pula PT Baralips
dengan masyarakat.
Kesuksesan pabrik kosmetik baralips
ini tidak lepas dari peran semua departemen yang berperan sangat penting bagi
kesuksesan perusahaan kosmetik
Baralips seperti departemen keuangan, departemen
pemasaran, departemen operasional, dan departemen SDM nya. Dalam bidang departemen
SDM yang dipimpin langsung oleh Candra
handika.
Candra Handika berspekulasi
bahwa kreativitas SDM begitu berperan sangat penting dalam mengsukseskan pabrik
kosmetik ini. Pembangunan
pabrik disertai alat-alat yang lengkap, bukan satu – satunya usaha jamu ini.
Alat – alat tersebut hanya menyumbang penelitian sebanyak 25%, sisanya
merupakan kreativitas dari sumber daya manusia. Kenapa demikian karena alat tidak
dapat menghasilkan apa – apa tanpa kreativitas manusia saat menggunakannya
seperti, apa yang harus diteliti, bagaimana menelitinya, bagaimana
mengembangkannya dan bagaimana solusinya hal tersebut hanya dapat dilakuan oleh
manusia bukan alat.
Peran manajer SDM disini tidak hanya
merekrut karyawan baru dan mengawasi kinerja setiap karyawan yang ada tetapi
juga perlu bertanggung jawab dalam mengoptimalkan dan menambah kemampuan
karyawannya supaya karyawan dalam PT YAKUSA tersebut tidak hanya menjadi
karyawan yang rendahan tetapi menjadi karyawan yang mempunyai keahlian. Dengan
cara melakukan program pelatihan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
Pelatihan ini diberi nama yaitu “Pelatihan Aktualisasi dan Sinergi Karyawan PT BARALIPS”. Pada dasarnya
departemen yang memiliki tanggung jawab besar terhadap maju tidaknya suatu
perusahaan terdapat pada departemen SDM, sebab apabila manajer SDM tersebut
tidak dapat mengoptimalkan perannya maka perusahaan jamu ini akan menjadi
perusahaan yang tidak sehat dan fatalnya perusahaan ini akan kalah saing karena
mempunyai masalah terhadap karyawannya. Maka dari itu peran dari Candra Handika sebagai manajer
SDM sangat dibutuhkan dalam memajukan PT BARALIPS
ini.
Training ini mempunyai harapan yaitu
dimana semua karyawan yang sudah melakukan training ini dapat meningkatkan
kemampuan kinerja karyawan, supaya mampu untuk mengoptimalan alat – alat yang
ada agar proses dalam bekerja dapat optimal dan timbul kreativitas dari para
karyawan. Kemudian meningkatkan pendewasaan emosional terhadap para karyawan,
supaya terwujudnya karyawan yang peka akan lingkungan kerjanya dan menurunkan
sikap arogansi para karyawan dalam bekerja, lalu memotivasi karyawan agar
tingkat semangat karyawan dalam bekerja tetap terjaga. Kemudian membangun
kekompakan antar karyawan sebab kekompakan inilah yang menjadi titik sentral
supaya tidak timbul kesalahan – kesalahan yang sepele dalam bekerja.
Training ini biasa dilakukan oleh
manajemen SDM sebanyak dua kali dalam setahun, bulan yang sering dijadikan
waktu untuk mentraining para karyawan PT BARALIPS
yaitu pada bulan Juni dan di bulan Desember, training ini sudah menjadi agenda
rutin tahunan yang diberikan untuk karyawan karena mengingat dari tema training
yang diberikan manajer SDM yaitu “Pelatihan Aktualisasi dan Sinergi Karyawan PT
BARALIPS”. sehingga wajib bagi
seluruh karyawan untuk mengikuti training tersebut. Training ini dilakukan selama
3 hari yang biasanya dilakukan pada hari jum’at, sabtu serta hari minggu, dan
prosesnya dilakukan secara bergantian supaya tidak terjadi kekosongan tenaga
kerja dalam melakukan produksi jamu dalam PT BARALIPS untuk memenuhi permintaan pasar yang
tinggi baik pasar dalam negeri maupun pasar manca negara. Rundown Training PT BARALIPS yaitu seperti dibawah
ini :
|
JUM’AT
|
||
|
JAM
|
MATERI
|
METODE
|
|
09:00 – 11:45
|
Pengenalan dan
pengoptimalan alat – alat laboratorium terhadap karyawan secara langsung
|
Pengenalan
alat berupa teori dan praktek langsung
|
|
11:45 – 12:30
|
Sholat dan
makan siang
|
Istirahat
|
|
12:30 – 14:50
|
Pendewasaan
diri terhadap emosional karyawan
|
Kuliah I
|
|
15:00 – 16:00
|
Meningkatkan
Semangat karyawan dalam bekerja
|
Kuliah II
|
|
|
||
|
SABTU
|
||
|
JAM
|
MATERI
|
METODE
|
|
09:00 – 11:50
|
Membangun
sinergi antar karyawan tahap I
|
Out Bound I
|
|
12:00 – 13:00
|
Sholat dan
Makan siang
|
Istirahat
|
|
13:00 – 15:00
|
Memberikan
motivasi kepada karyawan
|
Out Bound II
|
|
|
||
|
MINGGU
|
||
|
JAM
|
MATERI
|
METODE
|
|
09:00 – 11:50
|
Membangun
sinergi antara karyawan tahap II
|
Out Bound I
|
|
12:00 – 13:00
|
Sholat dan
makan siang
|
Istirahat
|
|
13:00 - 15:00
|
Memberikan
ruang kreativitas kepada karyawan
|
Teori dan out
bound II
|
No comments:
Post a Comment