Wednesday, April 29, 2015

Fenomena depresi

Depresi kata yang sudah tidak asing lagi untuk didengar tua , muda bisa mengalami depresi,kadang masalah depresi sering disepelekan .apakah kalian tahu? depresi bisa berujung dengan kematian .Jika kita melihat latar belakang individu yang menderita depresi ialah salah satunya dari masalah pribadi; seperti masalah dengan keluarga, teman, lingkungan, tempat kerja, dsb; masalah dengan dirinya sendiri yanng merasa kurang percaya diri terhadap kemampuan mereka, ditambah lagi lingkungan sekitar mereka menuntut mereka untuk melakukan hal yang menurut mereka tidak bisa mereka lakukan, yang hasilnya mereka menyalahkan diri mereka sendiri yang tidak mampu mewujudkannya.
Teori Depresi
 Depresi menurut Phillip L. Rice (1992: 34) sebagai gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental (berpikir, berperasaan, dan berperilakuan) seseorang.
Menurut Bandura bahwa depresi adalah disfungsi yang dapat terjadi dalam salah satu dari tiga subfungsi regulasi diri:
a.       Observasi diri, dimana orang dapat salah dalam menilai performa mereka sendiri atau mendistorsi ingatan mereka mengenai pencapaian di masa lalu.
b.      Proses penilaian, dimana orang-orang depresi lebih mungkin melakukan penilaian yang salah. Mereka menentukan standar yang tidak realistis dan sangat tinggi, sehingga pencapaian pribadi apapun akan dinilai sebagai kegagalan.
c.       Reaksi diri, point terakhir ini mengatakan bahwa reaksi diri orang-orang depresi cukup berbeda dari mereka yang tidak depresi.
ΓΌ  Depresi merupakan gangguan mental yang sering terjadi di tengah masyarakat, berawal dari stres yang tidak diatasi, maka seseorang bisa jatuh ke fase depresi.
Penyebab depresi antara lain
v  Genetic
v  Usia
v  Gender
v  Gaya hidup
v  Obat terlarang
v  Kepribadian
Kurang Kepercayaan diri, berfikir negative dan selalu merasa tertekan
Inilah penyebab depresi

Seseorang yang mengalami depresi juga memiliki gangguan antara lain yang paling fatal adalah bunuh diri dan gejala lainya yang lebih ringan seperti insomnia,gangguan pada pola makan ,pekerjaan berantakan pada hubungan uga bisa terganggu.

Berfikir positif ,percaya diri dan selalu bersyukur cara agar tidak mudah depresi

Daftar pustaka
Riyanti, B.P. Dwi, & Prabowo, Hendro. (1998). Seri Diktat Kuliah: Psikologi umum 2. Jakarta: Gunadarma
Feist, Jess, & Feist, Gregory J.. (2011). Teori kepribadian: Theories of personality. Jakarta: Salemba Humanika


No comments:

Post a Comment